BEIJING– Kutukan Supercoppa Italiana atau Piala Super Italia membayangi AC Milan.Maklum saja, terakhir kali I Rossoneri merengkuh gelar Seri A pada musim 2003/2004 dan pada tahun yang sama mereka juga membawa pulang Trofi Supercoppa. Setelah sukses tersebut,klub yang berdiri sejak 16 Desember 1899 itu mandul gelar.
Gelar musim ini merupakan sukses Milan setelah puasa gelar tujuh tahun.Hal semacam ini sempat mereka alami pada 1988.Ketika itu Milan meraih scudetto sekaligus Supercoppa.Setelah itu mereka harus menunggu empat tahun untuk kembali meraih scudetto.
Namun,punggawa I Rosseneri tidak ingin terseret dan percaya pada takhayul.Menurut striker Zlatan Ibrahimovic, hasil sebuah proses tergantung upaya karena sukses diraih atas usaha kerja keras.
“Kami semua bekerja keras untuk mendapatkan kemenangan ini.Kami bekerja lebih kurang satu bulan.Jadi,semua yang kami dapatkan tergantung bagaimana usaha kami,bukan karena hal-hal yang tidak masuk akal,” ungkap penyerang kelahiran Malmo, Swedia,3 Oktober 1981,dikutip Goal.
Kutukan Milan memang melulu menyeramkan.Pada 1992 I Rossoneri meraih scudetto dan juga Supercoppa. Tahun berikutnya mereka mengulang catatan yang sama,yakni mengamankan dua gelar tersebut.Bahkan,mereka mencetak hattrick dengan menambahnya pada tahun berikutnya.
0 komentar:
Posting Komentar