Our Networks krazymarket.com dailysocial.net bolalob.com infokost.net

Mencoba Peruntungan Bisnis Kuliner

Written By redpark oneagain on Senin, 08 Agustus 2011 | 10.56

LONDON– Jika David Beckham lebih tertarik berinvestasi pada produk wewangian,lain halnya dengan mantan teman satu klubnya Rio Ferdinand.Bek Manchester United (MU) melihat bisnis kuliner sebagai ladang menjanjikan untuk mendulang keuntungan.


Saat ini Ferdinand merupakan palang pintu The Red Devils––julukan MU––yang masih aktif. Namun,prospek untuk masa depannya sudah dia pikirkan jauh-jauh hari.Pada November 2009, Ferdinand membeli Rosso, restoran Italia yang sudah berusia 114 tahun di King Street,Kota Manchester.

Di tangan Ferdinand,restoran ini semakin populer.Tak heran jika Rosso menjadi tujuan utama selebriti,pesepak bola atau kalangan atas Inggris untuk bersantap.Rekanrekan Ferdinand di MU,seperti Wayne Rooney, Nani,Michael Owen kerap terlihat di sini. Begitu pula dengan Beckham.

Bahkan, pemain rival MU,Manchester City (Man City) Wayne Bridge serta sang Pelatih Roberto Mancini menjadi pelanggan Rosso.”Mancini datang dengan kemeja putih dan dasi biru muda (warna khas Man City).Mungkin dia masih tetap ingin menunjukkan identitasnya,tetapi tidak bisa menutupi kecintaannya pada makanan di tempat ini,”ujar salah satu staf Rosso.

Rosso yang berarti ’merah’ terdaftar sebagai salah satu restoran elite di Inggris.Dua buah kubah dan kaca patri menghiasi bangunan dari marmer itu. Berbagai jenis piza dan pasta menjadi menu utama dari Rosso.’’Semuanya sempurna,dari makanan,minuman,hingga tempatnya,”ujar Pelatih Tottenham Hotspur Harry Redknapp.

Pujian atas Rosso juga meluncur dari kritikus kuliner James Delfino. “Piza di Rosso sangat istimewa.Begitupula dengan pastanya.” Bisnis kuliner juga menarik rekan Ferdinand di timnas Inggris Steven Gerrard.Kapten Liverpool itu menggandeng ahli perhotelan Inggris Paul Adams setelah membeli The Warehouse Brasserie,April 2010.

Restoran yang terletak di Southport,kira-kira 27 km dari Kota Liverpool itu sebelumnya merupakan favorit Gerrard.Dikutip Telegraph, Gerrard sudah 11 tahun menjadi langganan The Warehouse Brasserie.Tak heran ketika mendengar tempat kesukaannya akan dilego,Gerrard langsung mengajukan diri.“Restoran ini merupakan tempat makan favorit saya,”papar Gerrard.

“Sudah lama saya ingin terjun ke bisnis kuliner, tapi baru sekarang kesempatan ini saya dapatkan.” Setelah menjadi pemilik anyar The Warehouse Brasserie,Gerrard dan Adams melakukan sedikit renovasi.Keduanya memberi sentuhan New York pada bar The Warehouse Brasserie.

“Saya tidak ingin menjual status saya sebagai orang populer untuk membuat laris restoran ini.Sebelumnya publik sudah mengetahui restoran ini mempunyai makanan enak dan tempat yang sangat nyaman,”ujarnya.

Gerrard mengundang pemain,staf kepelatihan,serta ofisial timas Inggris makan malam di The Warehouse Brasserie sebelum berangkat ke Afrika Selatan untuk bertarung di Piala Dunia 2010.Rencananya,Gerrard akan membuka cabang di Liverpool,Chester,dan Manchester tahun depan.

Di luar Inggris,nama gelandang AC Milan Clarence Seedorf mencatatkan diri sebagai pebisnis kuliner.Berlokasi di Kota Milan, Seedorf mendirikan Finger’s dengan mengedepankan menu Jepang.Nama Finger’s (jari) dipilih karena mayoritas makanan dapat disantap tanpa menggunakan sendok-garpu, alias bisa dicomot langsung dengan jari.

Finger’s terdaftar sebagai salah satu restoran Jepang terbaik di dunia oleh majalah GQ. Sukses itu tidak datang dari nama besar Seedorf sebagai pesepak bola,tetapi lebih pada rasa serta pelayanan Finger’s.

“Dibutuhkan lebih dari nama besar seorang pesepak bola untuk membuat tempat ini penuh setiap malam dalam enam tahun terakhir.Finger’s adalah jawaban bagi pencinta makanan sehat,segar,serta cita rasa unik,”ujar Seedorf,yang mempekerjakan koki andal keturunan Brasil-Jepang,Roberto Okabe.

0 komentar:

Posting Komentar